Rumah Mbah Kijan Rusak Tak Karuan, Aktivis Yunus Datang Ulurkan Bantuan

Aktivis Kontroversi Banyuwangi Yunus Wahyudi bersama Mbah Kijan pemilik rumah yang atapnya bocor melompong dan rusak parah

“Setelah bertahun-tahun lamanya, rumah Mbah Kijan yang rusak parah tak karuan kini mulai bisa bernafas lega. Karena aktivis Kontroversi Banyuwangi, Yunus Wahyudi telah datang sembari mengulurkan tangan membantu untuk memperbaikinya. Seperti apakah kondisi rumah Mbah Kijan yang sebenarnya? Berikut laporan wartawan Dhuta Ekspresi, Anton Budi Hartono yang memantau langsung di lapangan.”

Dalam keseharian kehidupan Mbah Kijan warga Dusun Sukarjo Desa Lemahbang Kulon Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, boleh dibilang berada di garis kemiskinan. Bekerja sebagai pengayuh becak, penghasilannya tak menentu. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari tak pernah mencukupi.

Read More

Sebagai korban kesenjangan sosial, Mbah Kijan tak tahu harus berbuat apa ketika mengetahui atap rumahnya hancur lebur. Sulit dibayangkan saat hujan turun, tentu saja airnya dengan leluasa masuk ke dalam rumah secara bebas. Karena kondisi rumahnya yang rusak tersebut, akhirnya Mbah Kijan tidur di teras rumah dengan membuat dipan kecil dari rangkaian bambu.

Sebenarnya sudah sejak beberapa tahun lalu, Mbah Kijan melaporkan sekaligus minta bantuan kepada Kepala Desa Lemahbang Kulon. Akan tetapi bertahun-tahun pula tak pernah mendapat tanggapan apalagi direalisasikannya. Namun beruntunglah Aktivis Kontroversi Banyuwangi, Yunus Wahyudi begitu mendapat informasi tentang derita Mbah Kijan bergegas datang untuk meninjau ke lokasi pada hari Minggu, 11 Mei 2025.

Tampak atap rumah Mbah Kijan yang bocor melompong sedang dimulai pembongkaran oleh pekerja yang telah ditugaskan

Saat tiba di lokasi dan mengetahui kondisi rumah Mbah Kijan yang memprihatinkan, Aktivis Yunus terhenyak dan berjanji akan membantu untuk membenahi. Diharapkan nantinya Mbah Kijan sekeluarga dapat bertempat tinggal secara nyaman setelah benar-benar normal kembali.

“Mbah Kijan tak perlu khawatir, saya nanti yang akan membantu untuk memperbaiki rumahnya. Ini niat saya, ini niat hati saya. Semua biaya biar saya yang menanggung bersama orang-orang yang peduli,” kata Yunus berusaha menyakinkan Mbah Kijan.

Mengenai bahan-bahan material bangunan, lanjut Yunus, pihaknya akan segera menghubungi toko-toko bangunan yang terdekat. Sehingga jika bahan-bahan materialnya cepat datang dapat segera dimulai pekerjaannya untuk perbaikan.

“Hari ini saya akan langsung menghubungi toko-toko bangunan agar minta segera dikirimkan kesini. Yakni mulai dari kayu, pasir, semen, esbes, paku dan yang lainnya,” tegas Yunus tanpa basa-basi.

Setiap malam Mbah Kijan tidur diatas dipan kecil dari rangkaian bambu

Besok harinya, pada Senin, 12 Mei 2025 bahan-bahan material bangunan yang dibutuhkan berdatangan. Sedangkan dua tukang bangunan dan tukang kayu beserta tiga kuli bergerak cepat memulai mengerjakan perbaikan rumah Mbah Kijan sesuai dengan intruksi Aktivis Yunus.

Sementara Mbah Kijan setelah mengetahui rumahnya mulai dilakukan perbaikan ia merasa bersyukur. Dengan pandangan penuh keharuan, Mbah Kijan tak henti-hentinya terus memperhatikan orang-orang yang bekerja penuh semangat dengan tulus.

“Syukur alhamdulillah akhirnya atap rumah saya yang rusak bertahun-tahun akhirnya diperbaiki. Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Yunus yang telah membantu saya. Semoga Pak Yunus selalu sehat, panjang umur dan rejekinya melimpah. Amin,” ujar Mbah Kijan dengan pandangan mata berkaca-kaca sembab. ***

Tonton juga video terkait dibawah ini:

 

banner 728x90

Related posts

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *