Kursus Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga Demi Membangun Pendidikan Karakter

Tampak Wakil Bupati H Sugirah bersama para pembina dan peserta Kursus Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga

BANYUWANGI: Pramuka merupakan sebuah organisasi yang sebagai wadah proses pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di Indonesia. Dalam dunia internasional, Pramuka disebut dengan istilah “Kepanduan”. Sedangkan Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana sekaligus sebagai organisasi atau gerakan kepanduan.

Menyadari begitu pentingnya Pramuka sebagai Kawah Candradimuka untuk menempa para calon generasi yang tangguh. Sehingga para Guru Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Rogojampi diikutsertakan dalam Kursus Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga.

Read More

Momentum patriotisme pada Kamis (22/6/2023) tersebut diikuti 135 orang untuk kursus yang dibuka Wakil Bupati, H Sugirah di Aula Korwilkersatdik Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.

Menariknya lagi kegiatan kursus tersebut mendapat dukungan langsung dari PKG (Pusat Kegiatan Guru), IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia), dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia atau disingkat Himpaudi

“Yang harus disadari oleh kita semua bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membangun pendidikan karakter. Dengan jujur saya katakan bahwa saya bangga dengan guru-guru Rogojampi yang menggelar kegiatan kursus ini demi generasi muda yang tangguh,” ungkap Sugirah mengutamakan rasa bangganya.

Berkenaan dengan pembinaan Pramuka Prasiaga, lanjut Sugirah, yaitu yang mampu membentuk pondasi karakter yang kuat. Karena menurutnya akan berdampak positif dalam menciptakan kader pembangunan yang berkualitas serta membuktikan yang terbaik.

“Jika pendekatannya tepat dengan pembelajaran yang berkualitas, maka kursus ini menjadi langkah maju. Utamanya dalam upaya mendidik generasi muda melalui kegiatan kepramukaan secara berkesinambungan,” ujar Sugirah berterus terang.

Sedangkan Ketua Panitia Kursus Orientasi Pembina Pramuka Prasiaga, Sri Isniwati menjelaskan bahwa kursus berlangsung selama tiga hari.

“Jadi selama tiga hari tersebut para peserta akan ditempa demi melahirkan generasi yang tangguh,” tegasnya. (*)

 

banner 728x90

Related posts

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *