“Seseorang yang bersumpah dalam dirinya untuk menjadi maling spesialis, biasanya belajar memahami dan menguasai seputar rahasia Nogodino atau sejenisnya. Karena dengan bekal pengetahuan tersebut, ia tahu saat kapan harus beroperasi sebagai maling termasuk mengenali pantangannya. Begitu juga halnya dengan tipikal maling spesial gas elpiji yang telah berhasil menggasak gas elpiji di tokonya Mbah Salman Bin Lukman Tambose di Perum Kebalenan Baru Tiga Banyuwangi Jawa Timur.”
Sesuai informasi yang dihimpun dari berbagai narasumber serta petunjuk CCTV milik tetangga, pelaku sepertinya sudah mengenal dengan baik daerah sasarannya tersebut. Sehingga pada hari Senin malam Selasa, 7 April 2025 pada pukul 18.48 WIB seorang yang diduga sebagai pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat mengenakan kaos abu-abu, celana pendek berwarna orange dan helm hitam menuju toko peracangan milik Mbah Salman Bin Lukman Tambose di Perum Kebalenan Baru Tiga RT 03 RW 04 Banyuwangi.
Hebatnya dalam waktu hanya 2 menit sudah berhasil menggasak dua tabung berisikan gas elpiji. Karena menurut tayangan CCTV milik tetangga tepat pukul 18.50 WIB pelaku sudah keluar meninggalkan lokasi sasaran. Maling spesialis gas elpiji tersebut seperti memahami betul jika malam Selasa Kliwon tersebut menurut perhitungan Nogodino tibo maling lanang. Sehingga ketika menjalankan aksinya lancar, aman dan meraih kesuksesan.

Menurut pemilik toko peracangan, Mbah Salman Bin Lukman Tambose menjelaskan, bahwa pintu tokonya memang setiap harinya selalu terbuka menganga. Karena para calon pembeli biasanya memanggil-manggil namanya jika hendak membeli sesuatu di tokonya.
“Namun saat kejadian tersebut kami sekeluarga sedang berada di ruang belakang. Namun anak saya yang kecil mendengar ada suara benturan besi lalu berlari ke ruang toko. Anak saya katanya melihat ada laki-laki muda keluar toko dengan setengah berlari. Dan itu berketetapan pas ada suara adzan sholat Isyak. Saat kami cek ternyata ada dua tabung berisikan gas elpiji yang hilang,” ungkap Salman menyesalkan kejadian tersebut.
Akhirnya Salman keluar rumah mencari tahu tentang anak muda yang telah mencuri dua tabung gas elpijinya. Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan bahwa pelakunya dari arah timur jalan menuju daerah Baluk. Tak puas dengan informasi tersebut, maka Salman minta tolong kepada beberapa tetangganya yang memasang CCTV.
“Dari tayangan video CCTV milik tetangga, pelakunya masih muda sekitar usia 20 an tahun dengan mengenakan kaos abu-abu, celana pendek warna orange, helm hitam dan mengendarai Honda Beat. Tapi sayangnya baik wajah pelaku maupun Nomor Polisi kendaran motornya tidak jelas. Walau demikian saya tidak berputus asa, InsyaAllah saya akan terus mencari tahu pelakunya,” katanya memendam rasa gregetan. (tim dhuta ekspresi)









