BANYUWANGI: Kaum muslimin dan muslimah yang tergabung dalam jamaah “Tadarus Pecinta Al-Qur’an” menggelar ngaji bareng di RTH (Ruang Terbuka Hijau) Maron Genteng Banyuwangi Jawa Timur, Minggu, 24 April 2022. Menariknya, setelah usai ngaji bareng tersebut langsung membagikan takjil Ramadhan kepada warga di sekitar RTH Maron Genteng serta para pengguna jalan yang lalu lalang di depan area RTH Maron. Para pengendara pun tampak sumringah menerima takjil dari panitia Tadarus Pecinta Al-Qur’an.
Sekretaris Jamaah Tadarus Pecinta Al-Qur’an, Hj Siti Lestari, S.Sn menjelaskan, Tadarus Pecinta Al-Qur’an terbentuk di daerah Genteng Banyuwangi dan seluruh Indonesia. Sedangkan anggotanya di Genteng sementara berkisar antara 30 kali 27 jamaah yang terdiri dari kaum muslimin dan muslimah. Adapun ngaji bareng di area RTH Maron Genteng Banyuwangi tersebut sebagai siar Al-Qur’an dan baru pertama kali diselenggarakan.

“Insyaallah nantinya anggota jamaah Tadarus Pecinta Al-Qur’an akan merambah se Kabupaten Banyuwangi dan seluruh Indonesia. Sedangkan tujuan diadakannya Tadarus Pecinta Al-Qur’an, agar mulai anak-hingga usia tua membiasakan diri membaca Al-Qur’an. Karena dengan membaca dan mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus untuk bekal saat pergi ke alam baqa nanti. Bagaimanapun Al-Qur’an merupakan kitab sucinya umat Islam sekaligus petunjuk keselamatan kehidupan di dunia dan di akhirat nanti,” ujar wanita berjilbab yang biasa disapa Bu Lestari itu kepada Dhuta Ekspresi.
Ditambahkannya, kitab Al-Qur’an dalam kegiatan Tadarus Pecinta Al-Qur’an, panitia sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Namun demikian panitia memberikan kebebasan bagi para jamaah untuk membawa kitab suci Al-Qur’an sendiri dari rumah. Dikatakannya, selain ngaji bareng melalui Tadarus Pecinta Al-Qur’an, panitia juga mempersiapkan takjil Ramadhan untuk dibagikan.
“Jadi takjil Ramadhan ini dari kita, untuk kita dan untuk masyarakat di sekitar kita. Utamanya bagi bapak-bapak dan ibu-ibu yang bekerja di sekitar RTH Maron Genteng, juga masyarakat yang lalu lalang melintas di jalan raya. Adapun dalam takjil yang disiapkan, di antaranya ada nasi, mie, roti, kue, bubur, dan berbagai macam lainnya,” ungkapnya secara gamblang.

Sedangkan anggota Panitia Tadarus Pecinta Al-Qur’an bidang konsumsi, Hevy Nurhidayah memaparkan, ada sekitar 20 orang yang dipersiapkan khusus untuk mengatur distribusi konsumsi berupa takjil Ramadhan tersebut. Masing-masing anggota panitia yang menangani konsumsi, bekerjasama dengan baik dan saling melengkapinya. Sehingga tahu apa saja yang harus dikerjakan dan ditanganinya.
“Kami sejak beberapa hari yang lalu mempersiapkan semuanya ini. Alhamdulillah di antara kami mampu membangun kerjasama yang baik. Adapun takjil Ramadhan yang dibagikan kepada masyarakat, selain berasal dari para jamaah juga ada donatur-donatur yang turut berpartisipasi. Sehingga agenda kegiatan dapat berjalan sukses sesuai yang kami harapkan,” pungkasnya. (DhennySta/Tim Dhuta Ekspresi)
Sima juga salah satu penggalan FTV “Kusapa Cinta dan Matahari dari Jawa”. Tematikalnya menguak potensi berbasis kearifan lokal Banyuwangi. Selengkapnya hanya di YouTube LSAP Banyuwangi Channel dibawah ini:









