Hendro Wibowo: Para Pengunjung Terjamin Kenyamanan Dan Keamanannya
BANYUWANGI_DE: Keberadaan Objek wisata di jantung kota Banyuwangi Jawa Timur, -yakni Pantai Boom Marina-, kini bertabur keindahan panoramanya. Hal itu bukan hanya fenomena pantainya yang menggoda, namun juga terdapat sudut-sudut bangunan yang layak untuk dikunjungi. Apalagi kenyamanan dan keamanan para pengunjung cukup terjamin selama berada di area pantai Boom Marina Banyuwangi.
Salah satunya adalah jembatan Causeway dengan nilai artistik yang memukau. Apalagi jembatan tersebut dirancang menyerupai Helix Bridge Marina Bay di Singapura. Sehingga tak mengherankan jika banyak pengunjung yang senantiasa menyempatkan diri untuk bersantai maupun sembari ber-selfie ria di seputar area jembatan Causeway sebagai sudut terfavorit.
Simak juga video terkait: “Pariwisata Banyuwangi, Keindahan Panorama Pantai Boom Marina Banyuwangi Jawa Timur”. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:
Saat tim Dhuta Ekspresi bertandang, banyak pasangan maupun rombongan keluarga yang berdatangan baik mengendarai sepeda motor maupun mobil hingga deretan bis. Bahkan mereka rela antrean di depan loket tempat pembelian tiket masuk.
Menurut petugas loket, Trio Mulniagi menyatakan bahwa tiket masuk berkisar Rp. 7.500/orang, sedangkan tiket untuk roda dua Rp. 2.000 dan untuk mobil @Rp. 5.000. “Nanti setelah membeli tiket tiap pengunjung akan diperiksa oleh petugas di pos pemeriksaan. Hal ini dilakukan demi validasi kesesuaian tiket yang sudah dibeli,” ungkapnya.
Koordinator pos pemeriksaan, Hendra Wibowo menjelaskan, pemeriksaan berfokus pada tiket yang sudah dibeli oleh setiap pengunjung. Jika ternyata tiketnya sudah sesuai dengan jumlah pengunjung maka akan langsung di persilahkan masuk.

“Adapun tujuan dilakukannya pemeriksaan tiket tersebut semata-mata demi meminimalisir kemungkinan adanya kelalaian dari petugas yang ada di bagian loket. Namun pengunjung akan dipersilakan masuk jika memang sudah sesuai, terutama menyangkut kesesuaian antara jumlah tiket dengan jumlah pengunjung,” terang Hendra kepada Dhuta Ekspresi saat ditemui di pos pemeriksaan.
Adapun berkenaan keamanan, menurut Hendra, pihak pengelola pantai Boom Marina mengerahkan petugas keamanan sebanyak 18 personal. Secara bergantian berkeliling untuk melakukan pemantauan yang dibutuhkan. Hal itu guna mengantisipasi segala bentuk kemungkinan yang terjadi.
“Alhamdulillah selama ini tak pernah terjadi hal-hal yang aneh dan yang tidak diinginkan. Sehingga para pengunjung terjamin kenyamanan dan keamanannya. Setiap pengunjung sudah boleh masuk sejak pukul 05.30 WIB, namun pada pukul 23.00 WIB sudah kami tutup waktu kunjungannya,” ujar Hendra secara gamblang.
Sedangkan salah satu pengunjung, Ganda Permana memaparkan, setiap berkunjung ke pantai Boom Marina Banyuwangi mengaku paling suka berada di area jembatan Causeway. Menurutnya, jembatan Causeway tersebut sangat unik dan memiliki artistik yang cukup mengagumkan.
“Bagaimanapun bagi saya jembatan Causeway ini yang paling terfavorit. Karena setiap datang ke sini (jembatan Causeway, red.) Rasanya seperti berada di negara Singapura. Karena arsitektunya memang menyerupai Helix Bridge Marina Bay di Singapura,” katanya penuh bangga. (Tim Dhuta Ekspresi)
Simak juga tayangan menarik lainnya: “Menyambangi Perkampungan Astral Di Penghujung Jembatan Pantai Boom Marina Banyuwangi _. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:









