Lintas Tokoh Singojuruh Bersatu Ngopi Bareng Dan Gesah Soal Nilai-nilai Edukasi Hidup Bermasyarakat 

Tampak lintas tokoh masyarakat Singojuruh Bersatu sedang asyik Ngopi Bareng sembari gesah pencerdasan hidup bermasyarakat

BANYUWANGI:  Membahas sesuatu ataupun membuat perencanaan-perencanaan tertentu yang dianggap penting, tak selamanya harus secara formal ataupun di tempat khusus. Justru cukup berbekal secangkir kopi dengan tema “Ngopi Bareng Sembari Gesah” terasa lebih nyaman dna enjoy. Hal itulah yang yang dilakukan oleh kalangan pemuda dan tokoh agama dan tokoh masyarakat Singojuruh Bersatu.

Dalam Ngopi Bareng Sembari Gesah tersebut, agar lebih bermakna tentu saja dengan lebih mengedepankan pencerdasan masyarakat. Entah itu di ranah politik, pendidikan maupun Sosio kemasyarakatan. Dengan adanya kecerdasan yang dimiliki masyarakat sehingga tak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.

Read More

Simak juga video tentang: “Lahirnya Para Model Catwalk Berbakat Warga Binaan Lapas Banyuwangi”. Selengkapnya hanya di YouTube LSAP Banyuwangi Channel dibawah ini:

 

Menurut Sekretaris Singojuruh Bersatu, Ustadz H Dendy Eka Wardana, SH menandaskan, guna mewujudkan visi yang bermartabat dan sejahtera tidak bisa lepas dari peranan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Sehingga dalam upaya pencerdasan masyarakat, nilai-nilai edukasi dan dukungan dari semua pihak amat diperlukan.

“Baik tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh politik, tokoh pemuda serta semua elemen lapisan masyarakat harus berani berperan untuk mengedukasi masyarakat. Sehingga diharapkan dapat terciptanya kondusivitas dibtengan kehidupan bermasyarakat,” ujar Dendy bersemangat.

Diakuinya, dengan terciptanya pemahaman cara berdemokrasi, salah satunya cara adalah mampu bagaimana menyikapi untuk berani menolak dan melawan adanya praktik-praktik money politik maupun black campaign. Sehingga akan bisa meminimalisir dan mencegah terjadinya gesekan atau hawa panas yang menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat sebagai dampak  adanya kepentingan sesaat semata.

“Harus kita akui bahwa edukasi kepada masyarakat, selama ini masih minim dilakukan oleh berbagai pihak. Akibatnya, masyarakat hanya bisa dijadikan target untuk menjadikan suatu kepentingan sesaat tersebut. Oleh karenanya, semua elemen masyarakat jangan sampai mudah terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan dan belum jelas kebenarannya,” tegas tokoh pemuda yang diamini oleh tokoh-tokoh lainnya.

Dalam acara gesah dan ngopi bareng tersebut, Dendy mencurahkan buah pikiranya di hadapan para tokoh yang hadir. Di antaranya,  Kepala Desa Padang, Abdul Gofar, Sekretaris Desa Padang, Nakrupin, S.Pd, tokoh pendidikan, Susilo Cahyono, tokoh politik, Joko Nugroho, tokoh agama, Muhnan dan yang lainnya.

“Secara pribadi saya berharap kepada para tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh pemuda maupun tokoh politik khususnya di lingkungan masyarakat Padang ini, seyogyanya harus bisa saling mengedukasi orang-orang di sekitarnya. Dengan begitu persatuan, kesatuan dan perdamaian antar sesama dapat terus terjaga,” pungkas Dendy berdiplomasi. (Arie/Tim Dhuta Ekspresi)

Simak video lainnya tentang: “Gara-gara Sengketa, Gedung Sekolah Disegel. Para Siswa Siswi Terlantar Belajar di Mushala”. Selengkapnya hanya di YouTube LSAP Banyuwangi Channel dibawah ini:

banner 728x90

Related posts

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *