BANYUWANGI_DE: Aspirasi di lapisan masyarakat membutuhkan kelanjutan untuk diwujudkan secara nyata. Dan sebagai forum untuk menyerap asiprasi masyarakat. Selama 4 (empat) hari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi akan melaksanakan reses perdananya di tahun anggaran 2023 di daerah pemilihan masing-masing.
Guna mengefektifkan agenda tersebut Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, H. Muhammad Ali Mahrus menjekqskan, sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam Rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada Rabu (1/02) dan telah diumumkan melalui rapat paripurna internal dewan pada Senin (6/02) pekan lalu. Pelaksanaan reses dimulai sejak tanggal 16 hingga 19 Februari 2023.
“Jadi mulai tanggal 16 hingga 19 Februari 2023 ini jadwal untuk reses pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi. Nah ini momentum yang tepat agar dimanfaatkan oleh anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang diwakilinya,“ ucap M .Ali Mahrus saat dikonfirmasi, Rabu (15/02/2023).
Dalam pelaksanaan reses tersebut, menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, juga bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembangunan di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Baik hasil pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya, maupun pembahasan pembangunan untuk tahun berikutnya.
“Maka selain harus mampu menyerap aspirasi dari masyarakat yang berhubungan dengan program pembangunan di daerah pemilihan masing-masing anggota DPRD. Selanjutnya dengan kegiatan reses harapannya tali silaturahmi wakil rakyat dengan konstituennya tetap terjaga dan semakn erat,” ungkapnya.
Diakuinya, memang tidak berbeda jauh dengan penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan pembangunan (Musrenbang) dari tingkat desa hingga kabupaten. Dalam kegiatan reses anggota dewan, usulan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat masih menjadi dominasi usulan masyarakat.
“Jika diamati dari beberapa kali reses yang saya gelar, pembangunan fisik seperti jalan, pavingisasi jalan lingkungan masih menjadi usulan dominan masyarakat. Selain itu juga persoalan pendidikan dan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat,” ungkap Mahrus berterus terang.
Wakil Ketua DPRD banyuwangi ini pada akhir wawancarnya meminta warga memanfaatkan momentum tersebut. Dia menjelaskan, setiap anggota dewan memiliki jatah tiga titik untuk menggelar pertemuan dengan masyarakat sesuai wilayah konstituen di masing-masing daerah pemilih (dapil).
”Oleh karenanya masing-masing anggota dewan akan menemui konstituennya untuk menyerap aspirasi masyarakat. Pertemuan tersebut digelar pada tiga titik sesuai dapil masing-masing,” pungkasnya. (Yadi/Tim Dhuta Ekspresi)
Siamk juga tayangan menarik lainnya: “Tematikal Gandrung Sewu 2023 menguak nilai-nilai filosofi di balik keindahan OMPROG GANDRUNG Banyuwangi”. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:









