BANYUWANGI: Sesuai namanya yaitu “BANYUWANGI”, artinya “BANYU atau AIR” yang “WANGI atau HARUM. Maka menjelmalah Kabupaten Banyuwangi senantiasa semerbak harum nan mewangi, aromanya tercium dimana-mana. Setidaknya hal itulah yang mengguratkan Banyuwangi yang bertabur prestasi dalam tata kelola pemerintahan, sehingga menjadi tujuan studi banding bagi daerah-daerah lainnya.
Yang terbaru adalah, Pemkab Banyuwangi meraih penghargaan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2023 terkait tata kelola manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Menariknya Banyuwangi menyabet penghargaan untuk dua kategori sekaligus, menyingkirkan kabupaten-kabupaten lainnya.
Dua prestasi tersebut diantaranya adalah, Banyuwangi masuk dalam kategori utama implementasi NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kriteria) manajemen ASN (Aparatur Sipil Negara) terbaik.
Lalu prestasi lainnya, masuknya Pemkab Banyuwangi sebagai yang terbaik keempat kategori elemen implementasi manajemen ASN pengembangan kompetensi pemkab untuk wilayah barat tipe besar. Kedua prestasi tersebut sebagai buah perjuangan cukup panjang.
Adapun penyerahan penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana di Surabaya, Rabu (8/5/2023) kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
“Memang sudah selayaknya kami bersyukur karena tata kelola manajemen ASN kami diapresiasi oleh pusat. Karena kami berpikir, dengan ditata yang baik akan membawa kinerja yang baik di lingkungan Pemkab Banyuwangi di masa-masa mendatang,” ungkapungka dengan penuh rasa bangga.
Berkenaan dengan BKN Award, hanya diberikan kepada instansi pemerintah pusat dan daerah yang berhasil melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN secara baik. Yakni kemampuan seputar pemanfaatan layanan digital ASN sebagai salah satu aspek yang dimaksud.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para ASN di Banyuwangi selama ini. Kami berharap para ASN di Banyuwangi kian berkomitmen dalam hal penyelenggaraan dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi demi kemajuan Banyuwangi,” ujar penuh harap.
Diakuinya, dengan adanya penghargaan tersebut dapat memacu jajarannya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan ASN. “Khususnya dalam mendukung manajemen ASN berbasis sistem merit di Kabupaten Banyuwangi,” tutur tutunyang makin merasa termotivasi.
Perihal BKN Award merupakan penghargaan rutin yang digelar sejak 2015. Pada tahun 2023 kali ini, penghargaan memasuki tahun ke-sembilan.
Dengan adanya BKN Award tahun ini para pemenangnya ditetapkan dalam rapat koordinasi nasional atau Rakornas Kepegawaian 2023 yang digelar, Selasa (30/6/2023). Para pemenang tersebut penghargaan dianggap sukses dalam mengelola manajemen ASN di wilayahnya masing-masing. (*)









