Pedagang Di Pasar Takjil Ramadhan, Selain Alami Peningkatan Perekonomian Juga Telah Naik Kelas

Tampak Ketua Panitia Takjil Ramadhan Di Terminal Wisata Terpadu Kelurahan Sobo, Imam Muhadi dan Made Maharta saat ditemui Dhuta Ekspresi

BANYUWANGI_DE: Dengan digelarnya takjil Ramadhan di Terminal Wisata Terpadu Kelurahan Sobo Banyuwangi, bukan hanya membantu peningkatan perekonomian warga masyarakat sekitar namun juga telah naik kelas. Karena yang berdagang di masing-masing stand yang delisediakan mayoritas berasal dari Kelurahan Sobo, Kelurahan Pakis, Kelurahan Sumberjo Kecamatan Banyuwangi menempati tenda-tenda.

Menurut Ketua Panitia Takjil Ramadhan, Imam Muhadi mengungkapkan bahwa di pasar Takjil area Terminal Wisata Terpadu Kelurahan Sobo telah disediakan stand tenda sebanyak 37 an. Adapun tenda-tenda tersebut bantuan dari Bank Jatim dan Oppo.

Read More

Simak juga video terkait: “Pernak-pernik Festival Ramadhan di Terminal Wisata Terpadu Kelurahan Sobo Banyuwangi”. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:

“Jadi dari 37 stand tenda tersebut diisi oleh para pedagang yang berasal dari Kelurahan Sobo, Pakis, Sumberjo dan sekitarnya. Para pedagang tersebut menjual beragam masakannya sendiri, mulai lauk pauk, minuman, jajanan serta yang lainnya,” beber Imam yang diamini Made Maharta selalu pengurus panitia lainnya.

Sejak dibuka pasar takjil Ramadhan Kamis, 23 Maret 2023, lanjut Imam, banyak pengunjung yang berdatangan untuk membeli kebutuhan buka puasa. Menurutnya banyak dagangan hasil masakan warga tersebut yang ludes diserbu para pembeli.

“Kami mendengar langsung dari para pedagang katanya jualan takjilnya banyak yang habis. Namun juga ada yang tersisa walau hanya sedikit. Mereka mengaku juga berkat adanya pasar takjil perekenomian keluarganya sangat terbantu dan mengalami peningkatan.

Sedangkan Made Maharta selaku salah satu pengurus panitia menegaskan, dagangan yang dijajakan oleh para pedagang bervariasi. Namun terjamin aman dan sehat, apalagi tanpa bahan pengawet sama sekali.

“Bahkan para pedagang takjil Ramadhan disini telah naik kelas. Artinya para pedagang dengan menggunakan tenda, bukan menggelar tikar atau papan lainnya di tanah. Ini yang membanggakan, yaitu ekonomi para meningkat dan cara berdagangnya telah naik kelas,” kata pria yang akrab dipanggil Made itu. (Tim Dhuta Ekspresi)

Simak juga video menarik lainnya: “Menyambangi Perkampungan Astral di Penghujung Jembatan Causeway Pantai Boom Marina Banyuwangi”. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:

banner 728x90

Related posts

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *