BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi gencar melakukan upaya pemulihan ekonomi. Melalui Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman, akan merampungkan pembangunan sebanyak 31 jembatan. Hal itu sebagaimana ditegaskan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat meninjau pengerjaan jembatan Jalen, yang baru saja terselesaikan.
Jembatan ini menghubungkan Desa Jalen, Kecamatan Genteng dengan Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.
“Jami perlu menandaskan bahwa jembatan yang menjadi prioritas pembangunan, adalah jembatan yang kondisinya rusak akibat bencana alam,” kata Ipuk, baru-baru ini.
Ditambahkannya, mengenai 31 jembatan yang dipastikan akan dibangun Pemkab Banyuwangi tahun 2023. Diantaranya Jembatan Paspan – Gumuk, Desa Paspan, Kecamatan Glagah. Jembatan Kampung Madiunan di Dusun Sepanjang Wetan, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Jembatan Sutri di Kelurahan Sobo. Jembatan Desa Kalibaru Wetan. Jembatan Desa Kajarharjo. Jembatan Desa Kandangan. Jembatan Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, Jembatan Desa Kepundungan, Kecamatan Srono dan beberapa jembatan lainnya.
Masyarakat sekitar dan pengguna jembatan Jalen diminta Bupati Ipuk agar melakukan perawatan bersama. Salah satunya dengan melintas dengan tidak melebihi tonase.
“Akan tetapi bukan hanya jembatan, kita juga harus jaga pula kebersihan dan kelestarian aliran sungai. Maka warga diminta tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Bupati seraya berpesan.
Diakui Bupati Ipuk, selain jembatan Sempu terdapat jembatan lain yang telah selesai dibangun kembali pasca diterjang musibah banjir. Seperti jembatan Cantuk di Kecamatan Singojuruh. Jembatan sepanjang 7,7 meter dan lebar 9 meter yang berada di jalur poros penghubung tiga desa di dua kecamatan.
“Yaitu meliputi Desa Padang dan Cantuk di Kecamatan Singojuruh, serta Desa Bedewang di Kecamatan Songgon. Adapun jembatan Gombengsari dengan panjang 10 meter dan lebar 5 meter juga telah selesai dibangun. Jembatan ini telah direnovasi total karena terputus akibat terjangan banjir pada 2022 lalu,” terangnya.
Sedangkan Plt Kepala Dinas PU, Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman, Danang Hartanto, mengaku akan melakukan percepatan proses administrasi sesuai arahan Bupati Ipuk. Tujuannya, agar pembangunan 31 jembatan di kabupaten paling ujung timur pulau Jawa, segera terealisasi.
“Dengan pembangunan jembatan, diharapkan akan mempercepat pemulihan serta mendorong tumbuh kembang ekonomi masyarakat,” tandasnya. (*)









