Di Balik Perintah Bupati Ipuk Untuk Menjadikan Festival Ramadhan Sebagai Momentum Pelayanan Publik

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani

BANYUWANGI_DE: Di balik instruksi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani kepada jajaran camat, lurah dan kepala desa untuk mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya Festival Ramadhan di penjuru Kabupaten Banyuwangi ternyata ada hal yang menarik. Namun demikian program yang dikemas dalam ‘’Ramadhan Street Food Festival’ muaranya sangat jelas, yakni demi menumbuhkan ekonomi kerakyatan utamanya di sektor kuliner.

Saat pembukaan Festival Ramadhan Kamis 23 Maret lalu, dengan tegas Bupati Ipuk meminta kepada semua pihak agar Festival Ramadhan dijadikan sebagai momentum untuk menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor kuliner yang khas daerah Banyuwangi.

Read More

Simak juga video terkait: “Pelayanan Gratis, Dispendukcapil Banyuwangi Jemput Bola Di Pasar-pasar Takjil Ramadhan”. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:

“Sebagai prioritasnya kita harus mengembangkan dan pelestarian produk kuliner lokal khas Banyuwangi agar tidak punah. Oleh karenanya agar lebih mengutamakan kue dan masakan yang khas daerah Banyuwangi,” kata Ipuk penuh harap.

Ditambahkannya, Festival Ramadhan digelar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Disamping juga menjadi wahana untuk merajut harmoni di tengah kehidupan bermasyrakat.

“Dalam merajut harmoni dapat dilakukan dimana pun termasuk di pasar-pasar takjil Ramadhan. Karena masyarakat yang membutuhkan makanan dapat bertemu dengan para pedagang, sehingga antara supply dan demand bisa saling terjaga. Semoga melalui kegiatan Festival Ramadhan ini inflasi selama Ramadhan dapat terus terjaga dengan baik,” ungkap Ipuk merasa optimis.

Bupati Ipuk juga meminta agar dinas terkait memanfaatkan momentum pasar takjil ini untuk jemput bola pelayanan publik. Di antaranya seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil), agar berkoordinasi dengan para koordinator wilayah.

“Selanjutnya Dispendukcapil  berkeliling guna melayani adminduk ke titik-titik pasar takjil Ramadhan. Dengan demikian tidak hanya menyajikan dagangan kuliner, namun pasar takjil juga menjadi pusat layanan warga secara jemput bola,” tandas Ipuk memberikan pandangannya.

Dalam momen tersebut, Ipuk juga menekankan kepada seluruh pedagang agar selalu menjaga kualitas dan higienitas produknya. “Kualitas bahan, pengolahan hingga penyajian harus diperhatikan. Pastikan kuliner yang dijual aman dan sehat,” pesan Ipuk.

Adapun untuk memastikan kualitas dan higienitas produk-produk dagangan yang dijual, Laboratorium Kesehatan Daerah dan tim puskesmas di wilayah terdekat harus turun lapangan. “Tujuannya tak lain, adalah untuk memeriksa keamanan pangan di berbagai lokasi pasar takjil Ramadhan,” pungkasnya. (Tim Dhuta Ekspresi)

Simak juga video menarik lainnya: “Pernak-pernik Festival Ramadhan di Terminal Wisata Terpadu Kelurahan Sobo Banyuwangi”. Simak selengkapnya tautan dibawah ini:

banner 728x90

Related posts

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *